You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
35 Petugas Gabungan Tertibkan Reklame dan Spanduk di Sawah Besar
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

35 Petugas Gabungan Tertibkan Reklame di Sawah Besar

35 petugas gabungan dikerahkan untuk menertibkan reklame dan spanduk yang menyalahi aturan di Kecamatan sawah Besar, Jakarta Pusat. Ini dilakukan agar para pemilik reklame lebih tertib mengikuti aturan yang berlaku, seperti pengurusan izin dan pembayaran pajak.

Jumlah keseluruhan yang ditertibkan sebanyak empat papan reklame dan satu spanduk yang tidak berizin dan habis masa tayang

Kepala Satgas  Satpol PP Sawah Besar, Sugiharso mengatakan, reklame yang ditertibkan yakni masing-masing satu di Jalan Budi Utomo dan Jalan Dr Sutomo, serta dua reklame di Jalan Pasar Baru. Selain itu petugas juga menertibkan satu spanduk di Jalan Pasar Baru.

"Jumlah keseluruhan yang ditertibkan sebanyak empat papan reklame dan satu spanduk yang tidak berizin serta habis masa tayang," ujarnya, Rabu (28/11).

Pemprov DKI Targetkan Penertiban 60 Reklame Tahun Ini

Sementara itu, Camat Sawah Besar, Martua Sitorus menambahkan, seluruh hasil penertiban papan reklame dan spanduk sudah dibawa ke kantor Kecamatan Sawah Besar.

"Kami akan panggil pemiliknya dan mereka kalau memang harus memenuhi kewajibannya baru bisa kita kembalikan. Batas pemanggilannya itu sampai 30 hari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye9015 personNurito
  2. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye3700 personNurito
  3. Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

    access_time14-08-2026 remove_red_eye2241 personTiyo Surya Sakti
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye2017 personFakhrizal Fakhri
  5. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1858 personFakhrizal Fakhri